COMPARISON

Scam AI vs Sensity AI

Sensity AI (now part of iProov) focuses on deepfake intelligence analytics and biometric liveness verification. Scam AI provides a broader synthetic media detection API covering images, video, audio, and documents — with transparent pricing and self-serve access.

FEATURE COMPARISON

Scam AI vs Sensity AI

Feature
Scam AI
Sensity AI
Akurasi deteksi
98.2% (Eva-v1)
Tidak diungkapkan ke publik
Tingkat gratis
200 images/month
Tidak ada tingkat gratis
Model harga
$0.05/image, pay-as-you-go
Kontrak enterprise
Akses API swalayan
Yes, under 10 minutes
Memerlukan kontak penjualan
Deteksi gambar & video
Ya
Ya
Deteksi audio / kloning suara
Yes (98.5% accuracy)
Tidak
Deteksi pemalsuan dokumen
Ya (AIForge-Doc)
Tidak
SOC 2 Type II
Ya
Tidak dikonfirmasi secara publik
Mematuhi GDPR
Ya
Ya (berbasis di UE)
Riset terbuka
10+ arXiv papers
Riset publik terbatas

WHY TEAMS CHOOSE SCAMAI

The Scam AI advantage

Cakupan media sintetis yang lebih luas

Scam AI mencakup gambar, video, deepfake audio, dan dokumen yang disunting AI dalam satu API. Sensity berfokus pada intelijen deepfake dan liveness biometrik, bukan deteksi audio atau dokumen.

Harga transparan dan swalayan

Scam AI mulai gratis dan menskalakan dengan $0.05/gambar tanpa memerlukan kontrak enterprise. Sensity memerlukan kontak penjualan langsung dan harga khusus.

Deteksi kloning suara disertakan

Scam AI menambahkan deteksi deepfake audio dengan akurasi 98.5%. Sensity tidak menawarkan deteksi audio atau kloning suara.

Deteksi pemalsuan dokumen

Scam AI mendeteksi dokumen keuangan dan dokumen identitas yang disunting AI (riset AIForge-Doc, arXiv:2602.20569). Sensity tidak mencakup pemalsuan dokumen.

FAQ

Scam AI vs Sensity AI — Common Questions